Tuesday, May 19, 2009

Memori

Aku selalu melihat apa yang terjadi pada masa laluku

Rasa menyesal yang tak pernah hilang

rasa sakit yang tak pernah terobati

Sebelah kakiku berpijak pada masa lalu

sebelahnya lagi berpijak pada masa kini

Namun, Kurasakan kakiku yang menopang masa kini semakin goyah

Kurasakan bayangan diriku melenyap

Akankah aku jatuh ke dalam penyesalan

ataukah aku akan dapat bertahan dalam kerasnya kehidupan

Aku tidak tahu

Aku ingin lari

Ke tempat yang tak ada seorang pun

Aku ingin melupakan

Semuanya…

Semuanya!

Hingga tidak ada apapun

Hingga tidak ada seorang pun

Friday, February 20, 2009

Shit-netron Episode Dua

Oke, kaluu di post sebelumnya, sy bicarakan sinetron pada umumnya, sekarang sy bkalan bahas ttg penontonya.... Orang-orang yang suka menonton sinetron, saya sebut dengan sinetroris...

Oke... penonton setia sinetron, banyak jenisnya, men... Menurut Ensiklopedi besar Onna Juniarti terbitan 2009... Tipe pesinetron ada empat:
1. Tipe penikmat sejati
2. Tipe berpengalaman
3. Tipe sutradara
4. Tipe suka nggak suka

Saya akan membahas satu-persatu kriteria tersebut, mohon perhatiannya...
1. Tipe Penikmat sejati
Tipe orang ini akan menikmati banget sinetron tersebut. mau sinetronnya nggak real bgt, ato kebodohan banget... teteeeep aja dinikmatin. kalo perlu tiap scene ditangisin. biar si tokoh utama lagi sembelit n ngadu ma ibunya... teteeep aja ditangisin, anggapannya... tokoh utama tuh menderita bgt... So what gitu lho... Mungkin orang tipe ini mengalami hal yang sama dengan si tokoh utama... jadi ada kontak batin gitu... Intinya, gak ada hal yang ada di sinetron yang salah ataupun menyimpang dari kenyataan.
Tips untuk tipe ini: Waduh... kamu harus keluar dari alam mimpimu... ingatlah, nggak ada orang yang baek bener jadi orang... yang ada di sinetron itu bukan orang baek, tapi orang oon... makanya dah jelas dijahatin masih aja mikir si penjahat itu orang innocent. kalau sama saya... mungkin tuh orang dah digilas...

2. Tipe berpengalaman
Tipe orang ini sudah lama makan asam garam kehidupan... makanya... setiap pertanyaan dalam sinetron dapat dia jawab. Misalnya...

tokoh utama bernama mekar sedang kebingungan... hubungannya ma rumbai diputusin ma kakaknya... memang hakikat seorang tokoh utama sinetron, pasti bakalan bicara sendiri...
"Gimana ya.... kenapa kakak gue (iiihh bahasa gaull....) nggak ngerestuin hubungan gue ama rumbai?"

Nah.. disinilah tipe berpengalaman itu beraksi... Pasti akan terdengar...
"Kamu masak nggak tahu sih... Rumbai itu saudaranya Karmina..."
"Naja mi... Karmina ade' tirinya rumbai... kalo kotau ki pasti nda' mau jako juga (komen yang ini benar-benar saya dengar waktu lagi nonton... identitas disamarkan)

Tips untuk tipe ini: Waduuuh... lebih baik Anda simpan tenaga Anda, siapa tahu dibutuhkan mendadak jadi suporter sepak bola... Bagaimanapun Anda bicara, tokoh utama nggak bakalan denger... selain dia tuh di teve, telinganya dah diset untuk nggak dengar kata-kata menghasut... Ngerti?

3. Tipe Sutradara
Kalian pasti tahu yang mana yang disebut dengan sutradara... Sutradara adalah orang yang menyutradarai sebuah pilem.... Intinya, sutradara tau bener gimana jalan suatu pilem itu.. Nah tipe pesinetron kali ini gak jauh-jauh amat dari itu... Kayaknya dia udah tahu semua jalan skenario dari suatu sinetron... Misalnya:

Eppang dah lama bgt terpisah dari Alince... Tiba-tiba dengan mata elangnya, Eppang melihat Alince sedang beli bakso di pinggir jalan... Eppang lalu menghampiri si Alince. Nagh, waktu begini pasti jadi puncak kejayaan suatu sinetron. lagunya tambah asoy maksud saya mengganggu bikin sakit telinga ajah... bukan orkes mang! n kameranya berputar-putar... si kameramen juga deg-degan. Tiba-tiba terdengar suara dari kursi penonton

"Wah.. pasti dia nggak bakalan ketemu ma Alince... pasti tarsyan akan dateng dan mencegah si eppang! nggak bakalan ketemu!!"

Mengerti kan? Anda biasa ketemu hal-hal seperti ini? anggap itu biasa...
Tips untuk tipe ini: Hiduplah dengan normal dan tenang... seperti saya. Kehadiran Anda mengganggu jalannya sinetron. masalahnya, jujur saya nggak mau terima hal ini, tebakan Anda selalu benar!!!! Saya curiga Anda ini sutradaranya... Sinetron tanpa ketegangan (yang kentara dibuat-buat n sok action bgt) tidak dapat dianggap sebagai sinetron yang sebenarnya...

4. Tipe suka nggak suka
Saya termasuk tipe ini.... tipe suka nggak suka adalah tipe pesinetron yang meskipun dia nggak suka banget ma sinetron n udah tau kebodohan sinetron itu masih aja nonton.... tipe ini benar-benar mengganggu jalannya sinetron... misalnya....

Liang nyari mamahnya... tiba-tiba dia bakalan ketabrak mobil... seperti biasa... tokoh utama pengen banget ketabrak mobil, lagi tren mungkin makanya walopun tuh mobil masih semeter jaraknya, udah gak bisa move lagi n sok teriak-teriak gitu... kalo saya yang melihat kejadian tsb, saya pasti diem aja... daripada capek-capek teriak, mending geser dikit, kan selese... kayak gitu komen si tipe empat ini... tapi niscaya dalam hati pesinetron lainnya...

"Buseeeet nih orang kalo nggak mau nonton, nggak usah aja.... bikin suasana tegang jadi buyar ajah"

Tips untuk tipe ini.... lebih baik kamu terima sinetron apa adanya... nggak semua sinetron yang kamu tahu itu jelek dan bodoh... (Ingat, komentar terakhir ini hanya fiktif belaka, tidak ada sangkut pautnya dengan kenyataan bahwa sinetron ini emang bener-bener kacau...)


Sunday, October 5, 2008

Subjeknya Nambah Euy!

hehehehehe.... rinduku padamu blogku.... punyaku... sayangku.... kekasihku...

mumpung sudah pindah ke kamar baru, maka saya akan menambahkan hal-hal baru ke dalam blogku yang tercinta ini....

Postingan akan ditambah jenisnya yakni... cerong! CERpen ONGol! Nongol! NOvel oNGOL! Serta Artingol! ARTIkel oNGOL!!! dan.... Senggol! Seksi ongol! boong, reSensi oNGOL! g- yang kedua dipaksain saja

yups... lagi semangat nulis nih! mohon doa restunya supaya isi blog tambah maju... semoga nggak berakhir di chapter 2 lagi

Laskar Pelangi: Fantasis dan Realistis

Jujur selama hidup saya, kurang dari sepuluh kali saya masuk ke bioskop apalagi untuk nonton film Indonesia. Baru empat kali saya masuk bioskop untuk nonton film Indonesia dan Alhamdulillah tidak ada satupun yang membuat saya kecewa setelah nonton. Film Indonesia pertama yang saya nonton adalah Petualangan Sherina. Tidak pernah saya bakalan lupa betapa serunya film itu, antriannya juga! Dua hari saya mengantri di bioskop 21 sampai-sampai saya sempat nyolong-nyolong nonton Dinosaurs. Film kedua yang saya nonton itu adalah Disini Ada Setan auuuuuuhhhhh…. (Eh salah, auuuuhnya nggak ada). Film itu rada-rada bagus, serem abis bila melihat Danish (atau Dennis ya?) muncul pake baju putih rambutnya ekor kuda, eh salah mukanya putih bedakan. Terus dia ketawa-ketiwi di tengah hutan. Hiiiii…. Cukup merinding…. Bukan cukup lagi, sangat merinding! Film ketiga yang saya nonton itu adalah Realita Cinta dan Rock and Roll (cocok kan judulnya?) Ceileeee… busyeeeet! Ternyata film itu bagus banget! Junooooot! Fans kamu bakalan nambah deh! Saya rela nonton tiga kali di tivi cuman buat lihat kamu!

Oke, itu cuman sekedar pembukaan karena memang ini tidak bercerita tentang film-film itu. Saya mau mereview alias berkomen-komen ria seputar film baru buatan Riri Riza si moviemaker-nya Petualangan Sherina yang menurut saya film buatannya kali ini sukses bangeeeeeeeet!!!! Selain ceritanya bagus, pemerannya juga bagus. Nggak yang biasa kita lihat di tivi-tivi, pesinetron itu rasanya pengen diremes-remes saja, masih kecil sudah cinta-cintaan. Sumpah, saya sampai menangis menontonnya, tidak ketawa seperti saat nonton Heart (baik movie maupun sinetron) di tivi atau nonton sinetron-sinetron murahan lainnya. Oh my gawd…. Ya Allah… setelah saya nonton film itu saya jadi malu. Malu sama diri sendiri karena anak-anak di film itu hebat banget, padahal masih kecil-kecil, malu sama penonton karena lewat-lewat di depan mereka sepanjang film.

Laskar pelangi yang super duper bagus itu bercerita tentang perjuangan 10 anak yang habis lihat pelangi dikasi nama laskar pelangi dalam membuat bangga guru-gurunya meskipun muridnya cuman mereka dan sekolah serta hidup mereka miskin (kalau yang lain dapat hikmah yang beda, luapkan!). Tokoh utamanya Bu mus, Pak Mus atau pak Hasan? serta sepuluh anak yang main character-nya Lintang atau ikal ya? Nggak tahu, saya nonton buta-buta, baru baca pembukaan novelnya. Yang teringat juga cuman ada satu anak yang ke sekolah bawa pensil jahit tapi waktu nonton anak itu nggak ketemu-ketemu.

Anak-anak ini sekolah di SD Muhammadiyah dan punya sekolah saingan SDPN BATUA eh salah SD PN TIMAH atau apa gitu… nggak ingat. Yang teringat cuman Mahar, Lintang dan Ikal. SD itu cuman punya sepuluh murid dan awalnya punya tiga guru. Pertama, Pak Hasan atau siapa gitu yang tipe saya banget (khu..khu…khu…). sayang di tengah jalan dia meninggal, saya hampir nangis saat itu. Bu Muslimah alias Bu Mus yang diperankan Cut Mini (orang keempat yang saya tahu selain Tora Sudiro, Mathias Muchus dan Oneng), guru yang sabar banget. Yang saya tangkap dia anak temannya pak Hasan. Dan yang terakhir Pak Bakrie, ini yang paling saya ingat karena namanya mirip guru fisika saya di SMA, yang akhirnya pindah ke SD lain. Murid-muridnya ada sepuluh, Lintang yang jenius banget. Saya nggak bisa lupa kata “minus 80”-nya. Benar-benar menyentuh. Ikal yang hobi berbunga-bunga. Karakternya lucu banget, jatuh cinta sama wanita dengan kuku tercantik di dunia!!!! Sampai sakit perut saya tertawa. A kiong atau A kyong? Si Chinese yang salah gerakan shalatnya. Mahar, yang paling banyak fansnya, teman saya, kakak saya, adik saya, saya, semua fans Mahar. Dia merupakan karakter yang tergolong unik. Harun, yang kayaknya cuman saya saja yang ngefans sama dia, seorang anak autis yang punya kaus kaki panjang banyak. Samson yang suka maksa orang pakai bola tennis di ****nya. Si gadis kepang pacarnya Harun, si hitam tukang siul, si ganteng kedua dan Cina lainnya. Nanti mereka dapat teman baru, Flo yang kaku yang maksa masuk sekolah setelah hilang di hutan.
Film ini benar-benar menghibur. Selain memberikan pesan-pesan yang sangat-sangat menyentuh dan penting, benar-benar pure penuh kebajikan. Saya paling suka adegan nyanyi lagu Bunga Seroja-nya. Ceritanya Ikal baru saja putus cinta ditinggal A Ling ke Jakarta, sepupu A kyiong yang menurut Ikal perempuan tercantik (muka dan kukunya?) yang pernah dia lihat. Laskar Pelangi pun menghibur Ikal dimulai dari Mahar yang menyanyikan lagu Kembang Seroja di padang ilalang yang berkembang jadi video klip ala India-india. Benar-benar bikin sakit perut karena ketawa, tariannya itu lho… lucu sekali! Must seen this!!! I must buy this DVD!!! Kembali ke reviewnya, banyak juga adegan-adegan menghibur seperti setiap kali Ikal membeli kapur, suasana hatinya sama seperti keadaan lingkungannya, bunga seroja bertaburan dan yang juga jadi ikon dalam film itu…. RHOMA! Bang Rhoma bak artis super duper terkenal kayak duo Jeremy Thomas-Adam Jordan di jaman Tersanjung masih berjaya dulu. Saya juga suka dengan karnavalnya dimana Ikal dkk mengambil tema tarian suku asmat, dan yang paling berkesan itu adalah lomba cerdas cermatnya. Lintang! Kamu IQ-nya berapa?! Rasanya mau berteriak BRAVO waktu dia berhasil menjawab soal yang super duper panjang nan rumit dari juri-juri (keras kepala). Jangan lupa Ikal yang menjawab pertanyaan tentang sastra dan Mahar yang (mau) menjawab pertanyaan tentang musik tapi beku saat difoto. Bukan salahnya, saya dulu juga kayak begitu.

Film ini sarat betul dengan nasehat. Pak Hasan meninggal dan membuat Bu Mus jadi putus asa dan meninggalkan murid-muridnya. Tapi Lintang dan Ikal nggak mau menyerah, mereka terus mau belajar dan akhirnya mereka mengumpulkan teman-temannya untuk kembali ke sekolah dan belajar sendiri. Kalau saya dulu, guru nggak masuk bak dapat undian berlibur ke Bali. Benar-benar saya merasa malu saat melihat adegan ini. Semangat belajar mereka sangat besar, mau miskin, mau guru nggak ada, mau sekolah bobrok, tetap harus belajar. Benar-benar…. Subhanallah….

Saya tidak bisa menahan air mata lagi ketika Lintang harus berhenti sekolah setelah ayahnya meninggal. Bayangkan, seorang anak yang super duper jenius harus berhenti di tengah jalan, benar-benar hal yang disayangkan. Inilah potret dari masalah pendidikan di negeri ini, mungkin di luar sana bahkan pasti ada orang-orang yang punya potensi tapi nggak bisa mengembangkannya karena kekurangan dana dan semacamnya. Semoga pemerintah mengambil hikmah dari film ini… amiiiin, eh semoga mereka nonton dulu…

Belum lagi adegan itu diperkuat dengan monolog Ikal dewasa, “Orang yang pertama kali datang ke sekolah, Orang itu pula yang pertama kali meninggalkan sekolah” (maaf kalau salah…). Tidak tahan saya, saya tidak tahan!!! Setelah filmnya habis, saya balik ke teman-teman dan mengkonfirmasi, “Aku nggak nangis kok, Cuma tersedu-sedu saja….” Padahal air mata sudah jatuh di pipi…. Ini film benar-benar sukses! Hidup anak-anak! Film begini harus dilestarikan, bukan film-film amoral dan nggak penting seperti yang biasa dibikin. Katanya demi pendidikan seks, mana ada anak kecil pergi ke rumah bodrir?! Mengajarkan hal-hal yang buruk saja!

Singkat kata, pokoknya film ini harus ditonton, kalau perlu beli bajakannya. Dijamin dua puluh ribu dan waktu mengantri Anda tidak sia-sia. Buat om Riri Riza, keep movin! Mahar, kapan lagi saya bisa lihat engkau? Makcik pakcik….. aaah, saya jadi demam bahasa melayu…. Sekian dulu review dari saya, kalau sinema Indonesia pakai system kancut dan bintang, saya pakai system kemeja dan sandal, saya kasih lima kemeja deh!

Friday, August 8, 2008

Dang... Meradang.... Dietnya gagal....

Akhir-akhir ini lagi ngerasa nggak enak badan. bangun pagi rasanya pegal-pegal, trus tenggorokan terasa panas plus gatal. mungkinkah saya meradang? Saya tahu, harusnya saya mengatakan meriang, bukan meradang, tapi... saya lebih suka mengatakan meradang, sama seperti lagu yang dinyayiin sama mas-mas dan mbak-mbak pesinetron dubbing 'Indosinar' (nama disamarkan), mereka joget-joget di taman sambil nyanyiin, "dang meradang.... hatiku meradang...". bodo amat tapi jujur aja emang saya radang-radang gila akhir-akhir ini, gara-gara disekap di rumah tiga hari jadinya begini begono...

Padahal bentar lagi bakalan masuk kuliah, kalo sakit gimana? waduh... aduh biyung jadi pusyiiiing deh. pusing? minum aja poldan mig! lhaaa, kok jadi tambah ngawur. mungkin keradangan saya ini disebabkan oleh gaya tidur yang nggak baik. perasaan gaya tidur saya baik-baik ajah, paling kalo bangun baju dah naik stengah sampe-sampe pusar nggak bodong saya jadi keliatan, terus selimut yang pas malamnya lengket banget di badan... paginya dah ada di lantai. Biasa ajah kan?

Sebetulnya, bukan meradang itu yang saya maksud tapi meradang karena dietnya gagal! hiks... sudah susah payah nggak makan, olahraga cukup teratur... tetep aja gemuk. Memang sejak awal mulai, ibuq dah bilang, "Nda' mungkin dalam satu bulan ko kurus!". Tapi saya sebagai orang yang menganut paham, "Everything can happen in last minute" tetep aja percaya kalo masih bisa kurus dalam sebulan. Siapa tahu tiba-tiba ada orang yang langsung minta donor lemak ato tiba-tiba saja besok paginya dah jadi kurus, tapi kenyataannya.... NIHIL!

pengennya sih begini...
Sebelum


Mau kurus bukannya karena alasan kesehatan, jujur aja, bukan juga karena kecantikan tapi karena alasan NGGAK MAU KELIHATAN GEMUK DI HADAPAN SENIOR. Nggak tau kenapa teringat sama peribahasan buatan sendiri, orang gemuk biang dikerjain. saya kan gemuk nan imut, jadi takutnya menyita perhatian senior.... (bukan karena imutnya, karena gemuknya). ngerti kan rasanya jadi orang menonjol karena badan gede? (kalo nggak ngerti, coba gemukin badan dulu)

Gara-gara alasan itu, dalam dua minggu liburan saya habiskan dengan 'diet semi ketat setengah longgar'. Tiap hari, olahraga ringan sejenis senam. push up 10 kali, sit up 20 kali sebelum tidur, naik sepeda (khayalan) 30 hitungan, naik turunkan kaki sambil baring 10 kali, naik turunkan pantat 20 kali (bayangin ajah gayanya), julur-julurin kaki 20 kali. Selain itu ada lagi sarana olahraga juga membantu, DANCE DANCE REVOLUTION PLUS KARPET DANCE DANCENYA! Nih barang dibeliin sama ibuq awal liburan, dan sangat berguna. setiap hari paling banter sekali main 10 lagu. Bisa pagi, siang, ato malam, nonstop pun boleh. Kadang sekali main, kadang dua kali, kadang tiga kali, kadang nggak pernah karena males. BAYANGKAN KERJA AGAK KERAS SAYA!!!! Jujur ajah, seandainya dietq berhasil, saya bakalan kirim surat ke produsen nih game supaya jadi duta dance-dance revolution sebagai sarana olahraga pengurus badan. sayang dietnya gagal, nggak jadi deh kirim suratnya.


sesudah

Gara-gara meradang, jadi males olahraga... habisnya badan capek, demam, telinga tersumbat, hidung berdengung... mau lompat-lompat? ayo, tapi habis itu jadi tambah sakit... GAra-gara itu saya jadi jarang berolahraga trus ngemilnya nambah, nasinya nambah, lauknya nambah, bokernya nambah juga sih... Akhirnya saya kembali ke postur semula sebelum diet... padahal dah sempat kurusan dikit. AAAAAAH, ini gara-gara saya ditinggal di rumah, menjaga rumah sendirian sambil main komputer dan ngemil.... KALIAN SEMUA HARUS TANGGUNG JAWAB (Bagi yang merasa, merasalah!)

Ya udah, nasi sudah menjadi bubur, bubur menjadi boker... jijik amat! Kalo dietnya berhenti, rasanya nanggung... jadi dilanjutin ajah. Doakan saya supaya bisa jadi tambah kurus... Supaya NGGAK KELIATAN GEMUK DI DEPAN SENIOR... Gitu deh. untuk sementara saya lagi meradang... huuuuh... dang meradang....

Wednesday, July 30, 2008

Phobia.... Sama..... Kodok......

Jujur aja, 18 tahun saya hidup di dunia ini, nggak pernah saya suka sama binatang yang namanya kodok! Ieeeek... jijik banget! Tubuhnya yang berlendir, tangannya yang kecil, jari2nya yang bentuknya nggak jelas, apalagi kalo diliat mati di jalan! lebih baik saya lewat jalan yang rusak parah daripada yang bagus tapi ada kodoknya... Seandainya ajah ada orang yang peduli dengan nasib kaum pembenci kodok....

*Gambar tayangan Cerita Pagi yang biasa main di Trans tv pagi-pagi nongol, musiknya juga nongol...*

"Pemirsa, kejahatan bukan hanya bersumber dari dendam manusia, tapi juga karena ketakutan. Gara-gara kodok, seorang gadis remaja membuat rugi temannya sendiri. Seorang remaja, sebut saja dia dengan Ephi telah menjadi korban ketakutan sahabatnya sendiri, sebut saja dia dengan Nana. Tak disangka, sahabat baiknya itu telah merusakkan sepedanya dengan kejam hanya karena alasan... TAKUT PADA KODOK. Mari kita dengar kesaksian dari tersangka sendiri, sebagai berikut:

Adegan diperagakan oleh model....
Ceritanya terjadi di suatu siang, saat itu matahari bersinar terik. Saya dan teman saya, sebut saja dia dengan Ephi (nama disamarkan), sedang bersepeda ria (pantesan item) di sekitar kompleks. Tiba-tiba radar 'kodok kering' saya menangkap sinyal adanya kodok kering di depan sana (sumpah! waktu kecil, kalo ada kodok kering biar sejauh apapun pasti keliatan). Saya benar-benar merasa takut kala itu sehingga saya mengambil tindakan super nekat, MENUTUP MATA. Disinilah terjadi kecelakaan itu, saya menabrak tumpukan batu bata sehingga ban sepedanya bengkok. Semua salah kodok itu, kenapa dia harus mati dan membangkai di jalanan? Saya merasa tidak bersalah! SAYA MINTA PENGACARA SAYA!

*Layar langsung blackout*

Itu tadi bukan rekaan, tapi cerita beneran yang saya alami waktu masih SD. kadang ada juga manfaatnya. Gara-gara phobia, saya pernah mencetak rekor terbaik lari dari rumah tetangga yang jaraknya dua rumah dari rumahq dalam waktu kurang dari semenit. Mungkin ini terdengar sepele tapi yang bikin spesial adalah.... saya lari sambil tutup mata. otomatis saya nggak melihat jalan. Saya nggak jatuh ke got, nggak jatuh di jalan offroad (waktu SD, jalanan di kompleks masih berbatu) serta tidak nabrak pohon, orang, tiang listrik, pot bunga, tetangga yang lagi nyiram bunga... SAYA BANGGA, BANGGA SAYA....

Seiring berjalannya waktu, phobia sama kodok itu lama-lama agak berkurang walopun tiap kali liat kodok mati pengen teriak dan bulu kuduk merinding. Radar 'kodok mati' juga masih aktif. Tapi waktu kelas 2 SMA, saya mengalami masa kejayaan dalam sejarah ketakutan saya terhadap kodok. Saya berhasil membelah kodok! Hebat kan? Meskipun nggak sehebat guruq yang dengan tenangnya memotong kaki kodok tanpa sarung tangan dan bius.

Gini ceritanya. Yang namanya SMA pastilah ada praktek biologi. Nah, waktu itu saya praktek mengenai kodok, dah lupa apa tujuannya. Pertama-tama, kodoknya dibius dulu supaya nggak kasian dan kesakitan waktu diamputasi kakinya. Temanku, Depe, kebagian tugas membius kodok. Waktu kodoknya dibius, dia loncat! Hal ini juga terjadi pada kelompok lain sehingga satu kelas jadi gaduh, cewek-cewek berlompatan dan histeris, cowok-cowok sibuk menangkap kodok, ada juga yang lari keluar kelas, contohnya: SAYA. sebisa mungkin saya menghindari kontak dengan kodok itu, tangan maupun kaki. tangan: disuruh nangkepin, kaki: nggak sengaja keinjak waktu lari.

Akhirnya karena dimarahin dan diancam nggak bakal dikasih praktek lagi, teman-temanq menjadi tenang dan acara panen kodok jadi lancar. Depe masih aja sibuk membius kodok dengan jalan menusuk-nusuk leher kodok (emang ada lehernya ya? auk ah!) dengan jarum. Karena agak lama, bu Rukayah (I love her! she's one of my best teacher, since she always get us into lab), guru biologiq langsung memotong usaha DP sekaligus kaki kodok yang belum selesai dibius itu, TANPA SARUNG TANGAN! oh... my.... Gawd.... Ya Allah, SCREAM PLUS TEXAS CHAINSAW MASSACRE EPISOD TERBARU DAH TAYANG DI DEPAN MATA. Pemandangan berdarah itu membuat jiwa psycho saya jadi bangkit! Saya kebagian tugas mengikat kaki kodok itu di pramodel sistem peredaran (waktu itu kita kekurangan alat penyangga). Pikirnya nggak bakalan sanggup megangnya, ternyata berjalan lancar. bahkan saya membelah sendiri kodok malang itu dan mengorek-ngorek isi perutnya yang dipenuhi telur kodok yang super amis... Tapi selesai percobaan, saya jadi takut lagi dan memohon pada Depe supaya menutup kodok itu dengan tisu seperti mayat pada umumnya.

Satu hal yang saya dapat tangkap dari peristiwa tadi, TIPS PRAKTIKUM BIOLOGI EDISI KE-100: MEMBELAH KODOK, ditujukan untuk siswa-siswi pembenci kodok. Kalo kamu punya phobia terhadap kodok dan diharuskan untuk membelahnya saat praktikum.... BANGKITKAN JIWA PSIKOPAT KAMU.... bisa dengan baca komik serem, bisa dengan nonton film-film berbau psikopat (disarankan film barat), bisa dengan baca novel ato membantu ibu memotong sayur dan lauk di rumah. Dijamin kamu bakal melupakan phobia kamu sesaat dan praktikum berjalan lancar. Peringatan: hati-hati, jangan kelewatan. Kami tidak menjamin kalo suatu saat kalian jadi psikopat....

TApi nggak tau kenapa, phobia katak saya jadi kambuh lagi. seminggu yang lalu, saya iseng-iseng membaca buku adekq, Nano, tentang binatang langka. BUSEEET.... saya melihat foto katak pohon warnaijomatamerahsepertidibukubiologi dan langsung saja... Saya melempar buku itu sambil jerit-jerit histeris! Alhamdulillah, kayaknya kuliah nanti saya nggak bakalan berurusan sama kodok di lab, cuman sama tikus doang.... Syukur, syukur....

Monday, July 28, 2008

Makan Keluarga....

Pertama-tama Minta MAAP dulu kalo postingan sebelumnya kaco balau, abisnya nggak terlalu bisa bahasa inggris sih trus sok-sok nulis pake bahasa inggris lagi....

Dari judulnya ajah dah jelas, postingan kali ini tentang makanan.... Hehehehe... lagi semangat posting nih! Tapi maksud judul di atas bukan makan keluarga, tapi acara makan-makan sekeluarga. biasanya, kalo ada yang lulus, ultah ato lagi banyak duit, keluargaq makan di luar. Eits.. bukan makan di teras ato di luar rumah, tapi di restoran...

Padahal dulu kalo jarang banget makan di luar, paling di Texas FC kalo lagi jalan-jalan kebetulan laper. Tiba-tiba saja kakakq mencalonkan makan di resto! Pengalaman baru nih, mumpung resto lagi menjamur. Bukannya resto itu jamuran lho.... Hehehehe, djayus lagi...

Resto pertama yang kami kunjungi itu resto di SPM ato jembatan ato perbatasan ato.... ah, apapun! antara Carefour dan MP (Mal Panakukang). keluarga memang jarang blanja di Mari. Paling kalo lewat, singgah di gramedia. Paling sering di MP karena rasanya lengkap aja gitu, apalagi Hypermart dan Carefour sering diskon! Lanjut... Resto itu namanya ehm... ** Resto (nama disamarkan) yang terletak sampingnya TB Karisma. Orang Makassar pasti tw namanya.

Acara makan keluarga ini tiba-tiba berubah menjadi rutinitas hampir tiap bulan! Hebatnya, entah kenapa resto ini jadi resto keluarga!! Harusnya resto ini menyediakan diskon pelanggan! Ceritanya...

Abdul, sebut saja demikian, lagi berjaga di depan ** Resto menunggu pelanggan datang dan makan di restoran dengan pemandangan indah itu. tiba-tiba dia melihat sebuah rombongan di kejauhan. Tubuh gemuk salah satu anggota rombongan itu membuatnya mengenali rombongan itu dengan seketika. Abdul pun berteriak pada teman-temannya!

"SIAGA!!! KELUARGA NATSIR DATANG!! SIAPKAN MEJA TERBAIK! KURSI TERBAIK! JANGAN LUPA DISAMBUNG MEJANYA!!" dia panik karena rombongan itu semakin mendekat.

"Selamat malam pak. Ini sudah kesekian kalinya Anda berkunjung. Terima kasih atas kesetiaan Anda, karena itu, resto kami menyediakan penghargaan pada Anda sekaligus hadiah karena loyalitas Anda sehingga resto kami dapat berjalan terus. Hadiahnya adalah.... Voucher makan gratis!!!! dan Satu paket menu terbaik dan meja terbaik dan kursi terbaik dan pelayan terbaik dan..."

sayangnya itu cuman khayalanq doang. tapi serius! kayaknya di MP ini dah nggak ada tempat makan lain (bagi Bapakq)... Bayangkan! bayangkan! Sampe saya, ibuq, adekq2, kakakq muak dan bosan makan di sana! Ampun! saya bahkan nggak bisa lagi menghabiskan porsi nasi gorengq!!!

bulan lalu, dalam rangka kelulusanq di Farmasi, qta makan di luar lagi. Karena dah bosan, Ibuq menyarankan makan di tempat lain, jangan di ** Resto lagi! Qta ke gramed dulu trus putar2. Pas lapar, tepat di bawah eskalator (maksudnya di lantai 1) MP, ada banyak resto tuh. Ibuq nyarankan makan di salah satunya. di T**g, karena mie ajah, kayaknya nggak sreg gitu.. terutama adeq perempuanq yang namanya Nani yang waktu i2 lagi ngambek dan nyebelin banget coz gak dibeliin baju. Trus ada M**a Resto yang nggak jauh dari situ, si Nani jg nolak, pake cara... "nggak tau" sambil masang muka masam. Terus ada juga restoran yang bernama I****o Resto yang letaknya pas di bawah eskalator. Saya sih stuju2 saja... qta dah hampir masuk tapi tiba-tiba Bapakq melihat spanduk besar yang dipasang, "SEDIA SOP SAUDARA!" Ya elah, odong-odong! Bapakq langsung nggak mau! dia pikirnya tempat itu dealer sop saudara kayak tukang sop dekat rumah!!! Rasanya mw gila!!!! Trus Ibuq bilang di Texas ajah, gila apa? bakalan nggak ada yang mau, mana penuh banget lagi!

Akhirnya bapakq menuntun kami ke jalan yang benar... apalagi kalo bukan ** Resto. Tentu saja, saya dah ngerti favoritx bapakq!! Kayaknya slogan McD bakalan diganti deh, Mana lagi... selain di **! Akhirnya dengan menu sembarangan, qta makan... muak! muak! mau resto baru!!! Pernah juga sekali qta coba makan di resto lain, namanya A*e Resto yang gak jauh dari ** Resto, hasilnya, Bapakq gak puas.... Ibuq juga.... Saya sih enak aja, tapi nggak enak juga karena mulutq lagi nggak enak...

Gitu deh, acara makan keluarga masih berlanjut sampe sekarang.... hope we can change the resto, move to a new resto.... please.... SAYA SUDAH MUAK!!!!

Sepatah Kata dari Pemilik Blog ini....

Thanks buat yang sudah mau melihat blog ini.
Thanks buat yang sudah mau mengunjungi blog ini.
Thanks buat yang sudah mau memberi komen di blog ini.
Thanks buat orang-orang yang ada di luar sana.
Jangan berhenti makan, nanti kurus!!!!